Kebiasaan pelajar yang bolos sekolah

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok merazia sejumlah warung internet (warnet). Dalam razia kali kedua yang dilakukan Pemerintah Kota Depok, ini, terjaring sekira 40 siswa yang bolos dari sekolah.
 
Kepala Bidang Penegakan disiplin dan Peraturan (Gaktur) Satpol PP Kota Depok, Luthfi Fauzi mengatakan, razia tersebut dilakukan guna menertibkan para siswa yang berada di luar sekolah saat jam belajar. Hal ini, kata Lutfi, dimaksudkan agar para siswa kembali fokus belajar untuk menghadapi ujian nasional (UN) yang semakin dekat.
 
“Dalam razia ini, kita mendapati sejumlah pelajar kelas 3 SMA yang bukannya sibuk belajar tapi malah sibuk main Facebook,” kata Lutfi kepada wartawan, Kamis (18/02/10).
 
Luti menambahkan, karena kerap diakses oleh para siswa, para pengelola warnet juga diminta untuk memblokir situs-situs untuk orang dewasa. Tindaklanjut dari razia tersebut, kata Lutfi, Satpol PP akan memanggil para kepala sekolah tempat para siswa yang terjaring.

“Kita meminta pemilik warnet untuk memblokir situs-situs yang tidak cocok diakses oleh remaja dan siswa, kita serahkan datanya ke sekolah, biar kepala sekolah yang memberikan sanksinya,” tegas Lutfi.
 
M Fikri (17), siswa kelas II SMA Ganesha, Depok. yang terjaring saat razia di salah satu warnet di kawasan Jalan Bahagia, Sukmajaya, Depok, mengaku dirinya berada di warnet karena tidak ada pelajaran di sekolahnya.
 
“Habis try out, jam pelajaran kosong, tidak ada pelajaran jadi ke warnet, bukan bolos,” tutur Fikri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s